4 Film Indie Asli Indonesia Yang Terkenal Dan Harus Kamu Tonton

Sebuah film indie atau indie biasanya diputar di festival film lokal, nasional, atau internasional sebelum dirilis secara massal di bioskop atau layanan streaming. Tidak heran jika banyak sewa studio shooting yang laris dan film independen Indonesia yang lebih populer dan dicintai di luar negeri daripada di dalam negeri.

Hebatnya, banyak film independen terbaik Indonesia yang meraih penghargaan dan dinominasikan untuk festival film dalam dan luar negeri. Berikut beberapa daftar rekomendasi film independen Indonesia terbaik dengan berbagai penghargaan nasional dan internasional untuk Anda tonton.

1. Paranoia (2021)

Paranoia adalah film horor drama terbaru produksi Miles Films, tayang perdana di Bucheon International Fantasy Film Festival (BIFAN), Korea Selatan. Film independen Indonesia ini menceritakan kisah Dina (Nirina Zubir), yang melarikan diri ke Bali bersama putrinya Laura (Caitlin North Lewis). Suaminya, Gion (Luman Sardi) terus berusaha mencari Dina dan Laura yang diduga membawa barang berharga. Suatu hari Laura bertemu Raka (Nicholas Saputra) sementara Dina bertemu teman Gion. Situasi ini membuat mereka takut Gion akan mengetahui keberadaan mereka.

 2. Kucumbu Tubuh Indahku (2019)

Kucumbu tubuh indahku ditayangkan perdana di Festival Film Internasional Venesia ke-75, dan kemudian diputar di Festival Trikontinental Nantes. Terlepas dari kontroversinya, film independen terbaik ini berhasil meraih delapan dari dua belas nominasi di Festival Film Indonesia 2019. Kucumbu tubuh indahku karya Garin Nugroho berkisah tentang seorang penari yang bernama Juno. Juno berorientasi seksual dengan sisi maskulin dan feminin ketika guru tarinya (Sujiwo Tejo) mengajarkan tentang seks. Juno juga sering menerima perilaku asusila saat remaja, hingga akhirnya ia jatuh cinta dengan seorang seniman bela diri reformis (Randy Pangalila).

3. 27 Steps of May (2019)

27 Steps of May mengangkat isu kekerasan seksual berupa pemerkosaan yang dialami May (Raihaanun) saat remaja. Peristiwa itu meninggalkan luka yang dalam yang menyebabkan May mengucilkan diri dari dunia luar. Sang ayah (Lukman Sardi) juga menghukum dirinya sendiri karena tidak mampu merawat putri tunggalnya. Kehadiran seorang penyihir (Ario Bayu) melalui lubang kecil di dinding kamar May perlahan membebaskan May dari jebakan masa lalunya. 27 Steps of May meraih 9 nominasi di Festival Film Indonesia 2019 dan diputar di Bengaluru International Film Festival (Biffes), Mar Sharm El Sheikh Asian Film Festival (SAFF) dan Film Festival.Cambodia International (CIFF).

 4. Ave Maryam (2019)

Film ini pada awalnya berjudul Salt is Leave the Sea. Film ini adalah pengantar film independen Indonesia yang berfokus pada hubungan terlarang antara seorang biarawati dan seorang pendeta. Film ini bercerita tentang Maryam (Maudy Koesnaedi), seorang biarawati di gereja yang merawat para biarawati tua. Sampai pada suatu hari Yosef (Chicco Jericho) yang juga seorang pendeta menjadi kepala gereja yang baru. Pertemuan mereka tak terlupakan, hingga keduanya sepakat menjalin hubungan rahasia meski tahu itu salah. Ave Maryam meraih kategori Best Film Editing di 4th Perbara International Film Festival & Awards 2019 dan masuk dalam lima nominasi kategori di ASEAN International Film Festival & Awards ( AIFFA) 2019.

Setelah melihat kesuksesan industri film dari Indonesia ini apakah kamu berniat untuk terjun di industri film? Jika iya, asah keahlian yang dibutuhkan seperti, editing video, make up, bahkan kemampuan berakting apabila kamu ingin menjadi aktor. Jangan lupa untuk membawa flashdisk custom dan buat proyek film kamu sendiri sebagai bahan latihan.

0 Response to "4 Film Indie Asli Indonesia Yang Terkenal Dan Harus Kamu Tonton"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel